Setiap peristiwa di jagat raya ini adalah potongan-potongan mozaik. terserak di sana sini, tersebar dalam rentang waktu dan ruang-ruang. namun, perlahan-lahan ia akan bersatu. mozaik itu akan membangun siapa dirimu nanti. lalu apapun yang kamu kerjakan dalam hidup ini, akan bergema dalam keabadian.

Sunday, October 2, 2011

Tugas Bahasa Indonesia 1

Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Penggunaan bahasa yang baik dan benar adalah sesuai dengan sasaran kepada siapa bahasa tersebut disampaikan, disesuaikan dengan unsur umur, agama, status sosial, dan sudut pandang khalayak sasaran kita, serta berkaitan dengan aspek kaidah, yaitu peraturan bahasa (tata bahasa, pilihan kata, tanda baca, dan ejaan).

Contoh pertama:
  • Jodi : Setelah dari sini, arahnya kemana lagi?
  • Rudi : Lurus saja ke depan, setelah itu belok ke arah kanan.
Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang benar, tetapi tidak baik karena tidak cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu.

Contoh kedua:
  • John : Apa Tante juga ngasih tau bahaya narkoba ke anak-anak tante?
  • Tante Ani : Oh iya! Karena anak itu harus tahu dulu dari orang tuanya. Guru yang pertama untuk anak adalah orang tua.
Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baik, tetapi tidak benar karena tidak cocok dengan umur serta sudut pandang sasaran kita.

Contoh ketiga:
  • John : Apakah Tante juga memberitahukan bahaya narkoba kepada anak-anak tante?
  • Tante Ani : Oh iya! Karena anak itu harus tahu dahulu dari orang tuanya. Guru yang pertama untuk anak adalah orang tua.
Contoh di atas adalah contoh bahasa Indonesia yang baik dan benar, karena cocok dengan situasi pemakaian kalimat-kalimat itu serta cocok dengan umur dan sudut pandang sasaran kita.

Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi

Komunikasi dengan berbahasa dilakukan bermacam-macam situasi. Secara umum situasi berbahasa dibedakan menjadi dua, yaitu situasi resmi dan tidak resmi. Di dalam situasi resmi kita dituntut menggunakan bahasa baku, yaitu bahasa yang mengacu pada aturan. Dalam situasi tidak resmi lebih tepat menggunakan bahasa tidak baku, yaitu bahasa yang lebih mengutamakan fungsi utama berbahasa dibanding aturan berbahasa, agar suasana lebih akrab dan lebih komunikatif.

Misalnya:
  • Kata Alibi hanya digunakan oleh golongan masyarakat tertentu.
  • Alasan atau bukti lebih mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Translate

news detik finance

Blogger templates